Selasa, 16 Juli 2019

Tempat Mustajab dalam Berdoa menurut Syaikh Mutawalli Sya'rawi

Buku "Doa Yang dikabulkan" merupakan buku yang sangat bagus. Saya beli dari Netizen yang menjual buku-buku bekas. Dijual dengan harga 5.000 atau 10.000 saya lupa. Dengan ukuran sebesar buku Yasin dan dengan jumlah 148 hal, memang harga bekasnya tak lebih dari 10.000. Namun jika dilihat penulisnya, harga 10.000 jelas sangatlah murah. Beruntunglah saya. Alhamdulillah.

Terjemahan dari buku ad-Du'a Al-Mustajab, Buku Doa yang Dikabulkan ini membahas 6 fasal bahasan. 

Jumat, 05 Juli 2019

Mengakhiri Diskusi Wanita Non Muslim Masuk Masjid Membawa Anjing

Wanita Non Muslim Membawa Anjing ke Masjid
Video seorang wanita non Muslim membawa anjing ke dalam masjid menjadi viral di dunia Maya. Pada video tersebut nampak sang wanita sengaja membawa anjing masuk ke dalam masjid. Saat ditegur oleh seorang pria yang kemungkinannya adalah pengurus masjid, sang wanita malah marah-marah. Bukan hanya itu sang wanita pun enggan melepaskan alas kaki di dalam masjid.

Selasa, 21 Mei 2019

YouTube : Apakah Semua Dosa Diampuni dengan Puasa Ramadhan + Link Download Kitab Al-Kabaair


Ibadah Puasa di bulan Ramadhan bisa Menghapus dosa selama kita meninggalkan Dosa besar. Karena dosa besar diampuni dengan Taubatan Nasuha. Di antara dosa besar adalah Syirik, Memakan Riba, Pemimpin yang Menipu, Pemimpin Dzalim serta Durhaka kepada kedua orang tua serta dosa-dosa besar lain)

Download kitab al-Kabair Arab :

Download Terjemah Kitab al-Kabair :



Klik Video untuk menonto di YouTube


Selasa, 07 Mei 2019

YouTube : Agar Pertengkaran Tidak Menghancurkan Keluarga

Pertengakaran rumah tangga kerap terjadi dan memang pasti terjadi. Bagaimana agar pertengkaran tidak menjadikan keluarga hancur berantakan. Simak 7 Tips berikut yang saya ambil dari sebuah buku. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah menonton.


terima kasih juga untuk yang sudah berkenan share, comment dan subscribe.


Klik Video untuk Menonton di YouTube. 

Senin, 25 Maret 2019

EVALUASI MERANTAU

Di bawah ini adalah Syair tentang merantau yang bersumber pada Diwan al-Imam asy-Syafii.

Pertimbangan merantau menurut beliau bukan untuk sekedar mencari nafkah atau mengumpulkan harta. Melainkan untuk meningkatkan ilmu, adab dan kemampuan dan nilai diri.

Jika suatu saat kita harus kembali ke kampung halaman, sejauh mana perkembangan ilmu, adab, kemampuan diri dan nilai diri kita? Ataukah sekedar pertambahan harta semata? Sementar ilmu, adab dan kemampuan diri nyaris tidak ada beda dibandingkan sebelum merantau. Jika demikian sepertinya kita gagal dalam perantauan ini.

Masih ada kesempatan agar kita menjadi perantau yang berhasil. Mari saling mendoakan. Mari saling bantu. Semoga.

Berikut syair Imam Syafi'i yang dimaksud

مَا فِي المُقَامِ لِذِيْ عَقْلٍ وَذِيْ أَدَبٍ                                مِنْ رَاحَةٍ فَدعِ الأَوْطَانَ واغْتَرِب

سَافِرْ تَجِدْ عِوَضاً عَمَّنْ تُفَارِقُهُ                            وَانْصَبْ فَإنَّ لَذِيذَ الْعَيْشِ فِي النَّصَبِ

إِنِّي رَأَيْتُ وُقُوْفَ المَاءَ يُفْسِدُهُ                             إِنْ سَاحَ طَابَ وَإنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ

وَالأُسْدُ لَوْلَا فِرَاقُ الأَرْضِ مَا افْتَرَسَتْ                     وَالسَّهْمُ لَوْلَا فِرَاقُ القَوْسِ لَمْ يُصِبْ

وَالشَّمْسُ لَوْ وَقَفَتْ فِي الفُلْكِ دَائِمَةً                      لَمَلَّهَا النَّاسُ مِنْ عُجْمٍ وَمِنَ عَرَبِ

وَالتُرْبُ كَالتُرْبِ مُلْقًى فِي أَمَاكِنِهِ                         وَالعُوْدُ فِي أَرْضِهِ نَوْعٌ مِنْ الحَطَبِ

فَإِنْ تَغَرَّبَ هَذَا عَزَّ مَطْلُبُهُ                                        وَإِنْ تَغَرَّبَ ذَاكَ عَزَّ كَالذَّهَبِ

#-Merantaulah…-

Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman.
Tinggalkan negerimu dan hidup asing  (di negeri orang).#

#Merantaulah…

Kau akan dapatkan pengganti dari orang-orang yang engkau tinggalkan (kerabat dan kawan).
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.#

#Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan..
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, akan keruh menggenang.#

#Singa jika tak tinggalkan sarang, tak akan dapat mangsa..
Anak panah jika tak tinggalkan busur, tak akam kena sasaran.#

#Jika matahari di orbitnya tak bergerak dan terus berdiam..
tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang.#

#Bijih emas tak ada bedanya dengan tanah biasa di tempatnya (sebelum ditambang).
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan.#

#Jika gaharu itu keluar dari hutan, ia menjadi parfum yang tinggi nilainya.
Jika bijih memisahkan diri (dari tanah), barulah ia dihargai sebagai emas murni.#

———————————————————————————————-
Merantaulah…

Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman.
Tinggalkan negerimu dan hidup asing  (di negeri orang)
———————————————————————————————-

Sumber: Diwan al-Imam asy-Syafi’i. Cet. Syirkah al-Arqam bin Abi al-Arqam. Beirut. Hal. 39 sebagai mana dikutip kisahmuslim.com

Selasa, 12 Maret 2019

HUKUM JUAL BELI KURMA SECARA ONLINE

OLEH : KH. M. SHIDDIQ AL JAWI

Tanya :
Ustadz, bolehkah jual beli kurma secara online? (Mabsus, Tangerang).

Jawab :

Hukum asalnya haram menjual belikan kurma secara online. Karena jual beli online tidak memungkinkan terjadinya serah terima dengan segera (at taqaabudh al fauri) di majelis akad yang dipersyaratkan untuk jual beli barang-berang ribawi (emas, perak, gandum, jewawut, kurma, dan garam).