8 April 2020

Video Donald Trump Mendengarkan Tilawah di Gereja Hoax atau Asli?

Dalam sebuah group WhatsApp saya ditanya tentang keaslian sebuah video. Isi video berdurasi sekitar 3 menit lebih tersebut menggambarkan suasana di sebuah gereja. Yang menarik adalah karena nampak Donald Trumph, Presiden Amerika Serikat saat ini nampak duduk di antara barisan peserta. Tentu kamera tidak lepas dari mengambil gambar orang nomor satu di Amerika saat ini. Yang mencengangkan dari video itu adalah adanya lantunan ayat suci al-quran di dalam ruangan tersebut. Asli kah video tersebut. 

Sebelum melanjutkan tulisan ini, barangkali ada yang penasaran dengan video yang saya maksud, berikut saya tampilkan video yang beredar di group WhatsApp tersebut:


Oleh mereka yang gumunan, video tersebut akan disambut dengan riang gembira dengan dikomentari dengan komentar heboh dan berlebihan. Seperti apa komentarnya? Ya begitu deh.

Nah... Sebenarnya gampang untuk membuktikan video tersebut asli atau tidak. Coba berpikir sejenak apa kira-kira kata kunci dari video tersebut. Saya menemukan tiga kata kunci pada video. "donal trumph" sebagai tokoh sentral, "abc news" karena tercantum pada video.  Dan "church" krn tempatnya di geraja.

Kemudian cari di youtube dengan tiga kata kunci tersebut yang digabung "Donal Trumph abc news church". Dan taraaa ketemu deh video yang dimaksud. Video yang diupload 3 tahun silam.

Dan berikut screen shot hasil pencariannya:

Dan berikut link video yang dimaksud.
https://youtu.be/cCnYchWoIEY

Bagi yang mau menyimak langsung via Instagram, bisa tonton langsung di sini :


Coba tonton pada menit 30-35. Sama kan dengan video WA tersebut di atas? Dan tidak ada pembacaan ayat suci al-Quran pada video tersebut.

Jadi jelas yah video tersebut editan?

Tangerang, 08 April 2008


Mabsus Abu Fatih




Share:

5 April 2020

Tidak Setuju lagu Umul Mukminin "Aisyah Istri Rasulullah" Cenderung ke Syiah?

Kontroversi lagu Aisyah
Setidaknya ada 2 komentar di facebook yang secara langsung atau tidak langsung menyatakan bahwa yang tidak setuju lagu / nasyid aisyah kemungkinan atau adalah dari Syiah.

Astaghfirullahaladzim. Bahkan dalam salah satu komentar, meski saya sudah menyandingkan Doa Radhiyallahu 'Anha setelah Nama Ummul Mukminin Aisyah masih dikaitkn Syiah. Jangan-jangan yang komentar nggak ngerti arti Radhiyallahu Anha. :)

Yang tidak kita setujui bukan mengangkat Ibunda Aisyahnya tapi beberapa lirik yang lebih ke sisi feminis atau fisik dan kemesraan beliau bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassallam.

Coba deh baca pelan liriknya. Kayaknya gimana gitu. Terlalu menonjol sisi feminis dan mesranya. Sementara sisi kecerdasan, gudangnya Ilmu dan kemulian lainnya tidak diangkat kecuali sedikit sekali.

Dan benar saja, menurut Buya Yahya para Ulama melarang mensifati fisik istri-istri nabi. Dikatakan beliau tidak punya adab.

Tonton video Buya Yahya di sini:

https://m.youtube.com/watch?feature=youtu.be&v=XLVrwlDPFW8

Atau klik video berikut:

----------
Berikut Lirik Lagu Aisyah Istri Nabi Muhammad Rasullullah:

Mulia indah cantik berseri
Kulit putih bersih merah dipipimu
Dia aisyah putri abu bakar
Istri rasullallah

Sungguh sweet nabi mencintamu
Hingga nabi minum di bekas bibirmu
Bila dia marah, nabi kan bermanja
Mencubit hidungnya

Aisyah…
Romantisnya cintamu dengan nabi
Dengan baginda kau pernah main lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau disamping rasullallah…

Aisyah…
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta Ya aisyah, ya Humairah…
Rasul sayang, kasih, rasul cintamu

Mulia indah cantik berseri
Kulit putih bersih merah dipipimu
Dia aisyah putri abu bakar
Istri rasullallah

Sungguh sweet nabi mencintamu
Bila lelah nabi baring dijilbabmu
Seketika kau pula bermanja
Mengikat rambutnya

Aisyah…
Romantisnya cintamu dengan nabi
Dengan baginda kau pernah lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau disamping rasullallah…

Aisyah…
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta Ya aisyah, ya Humairah…
Rasul sayang, kasih, rasul cintamu
-------------

Harapan saya, mudah-mudahan ada ralat lirik lagu Ummul Mukminin Asiyah Radhiyallahu Anha tersebut. Dan saat mau revisi, konsultasi dulu dengan ulama berkompeten.

Semoga Allah meridhoi Ibunda Aisyah dan semoga kita mendapatkan Syafaat dari suami Ibunda Aisyah, Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam.

Banten, 05-04-2020

Mabsus
Share:

4 April 2020

Sholat Jum'at di Wuhan - China Hoax Atau Asli?


"Sholat Jum'atan di Cina. Menjadi lautan manusia.Membuat merinding hati kita semua.Lebih 2juta orang Komunis China masuk Islam.Karna orang Islam di Wuhan tidak satupun kena VIRUS CORONA. Mereka takjub dengan orang Islam.Akhirnya atas izin Allah SWT mereka masuk Islam,dan insyaAllah termasuk kedalam golongan Umat Nabi Muhammad yang Sholeh dan Sholehah.Aamiin."

Begitulah pesan berantai yang beredar di sosial media dan WhatsApp tersebut. Perlu diketahui, hari ini tgl 04 April 2020 saya masih menerima pesan tersebut via WhatsApp, maka tergerak untuk membuat tulisan penjelas.

Berikut video yang dikatakan sholat jumat di Wuhan - China tersebut :



Apakah benar bahwa Video tersebut adalah suasana sholat jumat di Wuhan - China seperti tersebut pada pesan berantai?  

Mudah sekali untuk mendeteksi video tersebut hoax atau bukan. Berikut 4 cara deteksi video tersebut hoax atau bukan. 

Pertama, tidak nampak satupun jamaah yang mengenakan masker. 

Suatu hal yang sulit diterima dalam kondisi virus corona masih menyebar. Meski alasan ini oleh sebagian orang akan ditolak dengan alasan virus corona di China sudah berakhir. Yang benar adalah belum berakhir. Per hari ini, 04 April 2020 masih ada penambahan 31 kasus positif dan 4 orang meninggal dunia. Berikut datanya:

Korban Covid-19 per Tgl 04 April 2020. Pkl. 09:50 WIB. Nampak masih ada penambahan positif corona dan meninggal dunia di China. Sumber: https://www.worldometers.info/coronavirus/

Kedua, googling dengan kata kunci "Sholat Jumat di China Hoax? "



Dengan melakukan cara ini kita bisa menemukan banyak artikel yang menyebutkan bahwa video tersebut bukan video sholat jumat melainkan sholat Iedul Fitri. Sekaligus kita juga bisa mendapatkan informasi bahwa tidak benar tidak ada seorang muslim yang meninggal terpapar corona di Wuhan. 

Ketiga, Tidak Malas Menonton Video dan sedikit jeli.

Jika kita mau menonton sejenak video tersebut, sedikit jeli dan tidak gumunan berlebih maka kita akan mengetahui bahwa video tersebut adalah suasana hari raya lebaran karena pada detik 33-37 ada keterangan "Ied Mubarok"


Keempat, Croscek ke Youtube.
Langkah keempat untuk memastikan bahwa video tersebut adalah benar sholat Ied dan bukan sholat jumat, maka tinggal cari di Youtube dengan kata kunci

Hasil pencarian di YouTube dengan kata kunci "Idul fitri di China"

Jadi jelas yah bahwa video yang beredar adalah video sholat Iedul Fitri setahun yang lalu di China. Bukan Sholat Jumat di wuhan - China dalam kondisi wabah corona.

Kalau masih bersikeras bahwa video itu benar adalah video sholat jumat di Wuhan, mungkin kamu terpapar virus Vihkut-20 alias Virus Hoax Akut level 20.

Meski video tersebut hoax penyelenggaran sholat jumat di Wuhan, tidak ada salahnya kita berdoa. Semoga akan tiba masanya jutaan orang China berbondong-bondong masuk ke dalam Islam. Dan itu akan terjadi saat Khilafah Islamiyah Rasyidah tegak kembali dalam waktu dekat. InsyaAllah.

Semoga bermanfaat.
Tangerang, 04 April 2020 / 10 Sya'ban 1441 H


Mabsus Abu Fatih
Share:

31 Maret 2020

Tadzkirah al-Qurthubi dan Kita

Sudah lama membeli buku ini, at-Tadzkirah versi terjemah bahasa Indonesia karangan al-Imam Qurthubi. Namun baru sempat membuka untuk membacanya. Bisa jadi lantaran corona yang memperjelas bayang kematian di depan mata. Sehingga termotivasi untuk menyiapkan bekal kematian. Meski tentu corona tak memajukan ajal, karena ajal adalah ketetapan Allah pencipta corona, bukan ditentukan corona. 

Tapi tidak dipungkiri dan harus diakui bahwa banyaknya kematian wasilah corona, semakin memperjelas bayang kematian yang akan dialami semua insan.

Dua jilid edisi terjemahan ini memiliki tebal sekitar 1500 halaman. Tapi ternyata dalam muqadimahnya, al-qurthubi ( w. 761 H / 1273 M)  menyebutnya sebagai kitab ringkas. Kitab yang boleh jadi oleh sebagian kita dianggap sangat tebal. Namun ternyata, menurut al-qurthubi masuk kitab ringkas.

Menurut pendapat pribadi saya, ada dua alasan kenapa al-Qurhubi menyatakan kitab ini ringkas.
Pertama, karena beliau biasa menulis kitab dengan ukuran sangat besar.  Coba saja googling tafsir al-qurthubi. Jelas at-Tadzkirah sangat ringkas dibandingkan tafsir al-Qurthubi.

Kedua, mungkin karena urusan kematian, roh, alam kubur, kiamat, syafaat, tiupan sangkakala, catatan amal, shirat syurga dan neraka adalah urusan yang sangat besar, luas dan tak terbatas. Dengan alasan ini beliau katakan tadzkirah sebagai kitab yang ringkas.

Jika kitab yang ringkas ini - menurut al-Qurhubi - masih dirasa tebal dan malas untuk kita baca, boleh jadi karena budaya membaca kita dan referensi kita sangatlah memprihatinkan.

Jika diibaratkan,  al-qurhubi adalah atlit yang biasa mengangkat beban ratusan kilogram, sementara kita adalah orang yang baru mengangkat bebas 1-2 kilogram saja encok, kram dan pegal-pegal. Beda jauhkan.  :)

Ingat corona, ingat mati.
Ingat mati ingat syurga neraka
Ingat syurga neraka ingat amal.

Tangerang, 30 Maret 2020

Mabsus
Share:

28 Maret 2020

Bekal Keluarga Hadapi Krisis Imbas Corona Dunia

Dua hal yang perlu disiapkan untuk ketahanan pangan keluarga beberapa bulan kedepan adalah beternak ikan serta berkebun sayur mayur. Tidak ada salahnya disiapkan sedari sekarang khususnya mereka yang memiliki tanah kosong di depan rumahnya.

Ikan dan sayur ditambah beras lumayan efektid untuk menghadapi krisis yang terbayang sangat jelas di depan mata.

Status ini saya yakin akan sangat berbekas beberapa bulan mendatang

Tangerang, 28 Maret 2020

Mabsus

Note :
Saya sendiri belum belajar menanam sayur dan budidaya ikan. InsyaAllah dengan segera akan belajar dan praktikan.
Share:

27 Maret 2020

Video : Sikap Umar bin Khottob Hadapi Wabah

Begini sikap Umar menghadapi Wabah Tho'un. Apakah Umar lebih takut terhadap Tho'un dibandingkan kepada Allah? Tentu Tidak. Balik badannya Umar kembali ke Madinah adalah juga wujud ketaatan. Yaitu menjaga umatnya dari wabah mematikan tersebut.

Allahua'lam Bishowab.

Mabsus Abu Fatih

Klik Video untuk menonton:

Share:

25 Maret 2020

Sterilisasi Masker Agar Bisa Digunakan Kembali

Sterilisasi Masker Bekas
Di Tengah Pandemi Wabah #Corona keberadaan masker sulit ditemukan. Padahal ia merupakan kebutuhan mendesak dan penting adanya.

Berikut ini cara untuk sterilisasi masker agar bisa digunakan kembali dari dr.Teguh Rahardjo, ahli bedah telogorejo

Semoga wabah #Covid-19 segera berakhir.

Semoga bermanfaat.

Channel YouTube Sang Pembaca

Untuk menonton Videonya silahkan Klik


Atau klik tautan berikut ini:
https://youtu.be/f-jSZbaJII4

Share:

23 Maret 2020

Lock Down di Masa Silam, Masjid Pun Ditutup Karena Wabah

Masjidil Haram Dikosongkan Sikapi corona

Imam adz Dzahabi Rahimahullah berkata:
وفي سنةِ ثمانٍ وأربعين وأربعمائةٍ كَانَ القَحْطُ عَظِيْماً بِمِصْرَ وَبَالأَنْدَلُس، وَمَا عُهِدَ قَحْطٌ وَلاَ وَبَاءٌ مِثْله بقُرْطُبَة، حَتَّى بَقِيَت المَسَاجِدُ مغلقَة بِلاَ مُصَلٍّ، وَسُمِّيَ عَام الْجُوع الكَبِيْر.

_Di tahun 448H terjadi kekeringan parah di Mesir dan Andalusia, dan di Qordoba tidak terjadi *kekeringan dan wabah* seperti itu, sampai-sampai MASJID2 DITUTUP TIDAK ADA ORANG SHALAT. Dinamakan tahun super kelaparan._

*(Siyar A'lam an Nubala, 18/311)*

Imam Ibnu Sa'ad Rahimahullah berkata tentang Masruq bin Ajda, pentolan tabi'in, di Saat terjadi wabah Tha'un:

كان يمكث في بيته أيام الطَّاعُونِ ويَقُولُ: أَيَّامُ تَشَاغُلٍ فَأُحِبُّ أَنْ أَخْلُوَ لِلْعِبَادَةِ فَكَانَ يَتَنَحَّى فَيَخْلُو لِلْعِبَادَةِ ,
قَالَت زوجته:
فَرُبَّمَا جَلَسْتُ خَلْفَهُ أَبْكِي مِمَّا أَرَاهُ يَصْنَعُ بِنَفْسِهِ وَكَانَ يُصَلِّي حَتَّى تَوَرَّمَ قَدَمَاهُ".

Dahulu dia senantiasa berdiam diri di rumahnya saat wabah tha’un menyerang.

Ia berkata : _“Ini adalah hari-hari  hari sibuk dengan ibadah. Maka aku suka jika aku totalitas  untuk ibadah.”_  Maka, dia pun bermunajat dan menyendiri di rumahnya.

Berkata Istrinya : _“Maka aku duduk di belakangnya,  aku  menangis melihat apa yang ia perbuat atas dirinya. Ia shalat sampai kedua kakinya membengkak”._

 *(Thabaqat Ibn Sa’d, 6/81)*

Imam Al Muqrizi bercerita tentang Tha'un th 749H:

و تعطل الأذان من عدة مواضع وبقي في الموضع المشهور بأذان واحد... و غلقت أكثر المساجد و الزوايا )

_Adzan ditiadakan dari sejumlah daerah, untuk daerah yang masyhur diadakan adzan satu saja.. *Ada pun masjid2 ditutup begitu pula tempat-tempat ibadah.*_

*(as Suluk Lima'rifati Duwal al Muluk, 4/88)*

Jadi, yang kemarin menanyakan kok masjid di tutup? Maka, sejak masa silam sudah terjadi jika Memang situasi harus seperti itu.

Jika masjid ditinggalkan maka apalagi mal, diskotik, cafe,.. Itu kerangka berpikirnya, yaitu qiyas aulawi. Alangkah baiknya jangan justru nyinyir terhadap fatwa ulama _"masjid ditinggalkan, kok yang lain dibiarkan..".._

 Seharusnya kita bisa berpikir sendiri, jika kondisi sedemikian genting sampai masjid saja dijauhi maka apalagi tempat keramaian lainnya..

Alhamdulilah.. Di Indonesia belum sampai seperti di Saudi, Qatar, Kuwait.. Yg sampai memfatwakan tutup masjid. _Sedangkan MUI tidak sampai memfatwakan seperti itu.._

Wallahu A’lam

🌷🌻🌿🍀🍃🌳🌸

Keterangan:
Tidak saya ketahui penulis asli tulisan di atas. Saya hanya copas. Semoga Allah merahmati atas usaha Penulis tersebut.
Share:

THE BEST MARKETING TOOLS 2018

CARI ARTIKEL

TukangStainless.com

Translate

Populer Bulan Ini

MUSLIM MARKET

Newsletter