7 Agustus 2020

Motivasi Menikah dari Ibnu Mas'ud

Motivasi Menikah dari Ibnu Masud

Berikut ini nasehat dari Ibnu Mas'ud Radhiyallau 'anhu perihal menikah

"Sekalipun hari kiamat hanya tinggal satu malam, saya masih merasa senang jika pada malam itu saya punya seorang istri"
(Mushannaf Abi Syaibah) 

InsyaAllah kiamat masih lama, karena tanda-tanda yang dikabarkan Nabi shallallahu alaihi wasallam belum semua terwujud. 

Jadi yang belum menikah harus lebih semangat lagi. Karena andaipun besok kiamat, sehari dengan pasangan jauh lebih baik dibanding sendirian.

Tangerang Jumat Barokah
07 Agustus 2020

Mabsus

#pernikahan
#nikahbarokah 
#pernikahansyari 
#pernikahanislami 
#motivasimenikah 
#MabsusQuotes
Share:

1 Juni 2020

FaceApp Mubah FaceApp Haram

Viral aplikasi FaceApp yang mampu memprediksi foto seseorang entah itu mundur ke belakang ( lebih muda)  ataukah maju ke depan beberapa tahun. Jadi jika kita berusia 40 tahunan, maka kita bisa mengira gambaran usia saat kita muda seumuran 20 tahunan dan memprediksi foto kita seusia kita pada posisi 60 tahun.

Karena kemampuan itulah aplikasi tersebut menjadi viral.  Siapa coba yang nggak penasaran dengan wajah kita 20 tahun lalu seperti apa. Atau prediksi wajah kita 20 tahun ke depan seperti apa. Kemungkinan besar penasaran. Kalau saya tidak penasaran karena punya foto 20 tahun lalu. :) Adapun foto 20 mendatang sudah otomatis tua dan keriput. Itupun jika tidak mati duluan sebelum usia 60 tahun.

Alasan yang menjadi viral adalah dari sisi hukum menggunakannya. Ada yang berpendapat bahwa menggunakan aplikasi FaceApp termasuk tindak keharaman dengan tiga alasan :

Pertama, termasuk tashwir atau melukis makhluk bernyawa

Kedua, termasuk bentuk kebohongan karena hasil prediksi tidak sama dengan realita

Ketiga, disamakan bertanya ke dukun kala memprediksi wajah di masa mendatang

Sementara pihak yang membolehkan menyatakan bahwa aplikasi faceApp hanyalah merupakan perangkat lunak prediksi sebagai hasil algoritme deep learning, maka tentu berlebihan untuk menyamakan itu seperti tebakan dukun ramal, yang sama sekali tidak menggunakan dasar ilmiah, tetapi bisikan jin atau khayalan belaka.

Dengan alasan tersebut, maka menggunakan aplikasi faceApp yang merupakan produk teknologi 4.0, yaitu kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) tidaklah haram.

Ikut pendapat yang mana? Kembali kepada diri masing-masing

Yang jelas bagi saya pribadi, tidak punya hajat untuk menggunakan aplikasi tersebut. Saya lebih aman tidak menggunakan aplikasi tersebut demi menghindari khilaf. Toh saya sudah punya foto 20 tahun lalu baik berupa foto pribadi saya atau foto anak saya. Bukankah anak cerminan bapaknya.

Adapun foto presiksi saya 20 tahun ke depan tidak mau ambil pusing dan penasaran. Usia nyampe saja belum tentu. Mending prediksi amal apa yang kita siapkan untuk 20 tahun ke depan atau 40 tahun ke depan. Yaitu saat saat sudah menjadi bangkai yang terkubur di dalam tanah dan dilupakan manusia.

Betul?

Tangerang, 01 Juni 2020

Mabsus Abu Fatih

Catatan : Foto kecil pojok kiri adalah foto anak saya saat ini. Bukan hasil aplikasi FaceApp.
Share:

27 Mei 2020

Selektif Ikut Training Online

Pelan-pelan sambil belajar lagi editing video. Buat promo barang jualan katanya bagus. Buat mempercantik petikan tausiyah agar lebih menarik dibagikan di somed.


Saat dalam kondisi tersebut, muncul tawaran di facebook bagaimana membuat video, monetosasi video dlsb. Intinya bagaimana agar videonya bagus. Bukan hanya itu agar videonya nanti panen viewer.

Harga yang ditawarkan dalam paket modul tersebut kisaran di bawah 300.000 dari harga normal jutaan rupiah. Jadi harga 300.000 adalah harga new normal istilah kerennya.

Hampir-hampir saya transfer untuk ikut program tersebut. Namun mendadak muncul ilham. Ketik nama trainnernya di youtube. Trala..  Ketemu dan hasilnya mencengangkan. Sang trainer yang menawarkan modul editing video ternyata subscribernya dibawah seribu.  Bahkan viewernya banyak yang masih di bawah seribu meski sudah 2 bulanan tayang.

Ini mah training abal-abal. Hanya jualan modul doangan sementara ilmunya nglemprah. Tidak bisa diaplikasikan. Lah wong trainernya saja miskin subscriber dan viewernya.

Hati-hati pilih training
Tangerang, 27 Mei 2020

Mabsus Abu Fatih
Share:

23 Mei 2020

AIR MATA PERPISAHAN



AIR MATA PERPISAHAN


Duh Ramadhan...
Kenapa Engkau pergi
Tinggalkan aku sendiri

Duh Ramadhan... 
Aku masih rindu
Aku masih kangen
Berlama-lama denganmu

Duh Ramadhan... 
Hadirmu laksana obat
Di tengah pandemi yang tak kenal sekat
Bagaikan kasih ibu penyayang
Mendekap anaknya yang sakit terbaring

Duh Ramadhan... 
Lapar di siang hari bersamamu
Lebih indah dibanding dijamu seorang raja
Membaca al-quran bersamamu
Lebih indah dari surat cinta pertama 

Duh ramadhan... 
Engkau bawa hadiah ampunan
Engkau bawa rahmat
Engkau bawa keberkahan
Dari Tuhanku yang maha rahman

Duh ramadhan... 
Hanya dosa yang bisa aku titipkan
Hanya alfa dan lupa yang kubawakan
Semoga sudi kau bawa semua
Menuju tuhan-Ku yang Mahagagah perkasa

Sampaikan salamku pada-Nya
Sampaikan maafku pada-Nya
Jika hadiah ampunan dan rahmat
Banyak yang tersisa tak terambil

Sampaikan maafku pada-Nya
Jika tak menyambutmu sepenuh hati
Jika tak melayanimu bak raja mulia
Jika keberkahan-Nya tak kuhabiskan smua

Duh ramadhan... 
Jangan kecewa
Jangan marah
Atas buruknya sambutanku padamu
Atas tak tahu dirinya aku padamu

Kembalilah tahun depan
Untuk bersamaku lagi

Meski tak sanggup aku berpisah
Meski tak kuasa melepasmu
Engkau haruslah pergi
Berganti dengan yang lain

Aku berjanji padamu
Aku bersumpah padamu
Akan menyambutmu lebih hangat
Lebih khusuk dan lebih baik lagi

Sampaikan salamku
Pada tuhanku... 
Panjangkan usiaku ini
Tunda ajalku ini
Untuk bersua lagi dengan mu
Menyambutmu kembali
Tahun mendatang

Hari ke-30 Ramadhan 1441 H

Mabsus
Share:

24 April 2020

Selamat Menjalankan Ibadah Ramadhan 1441 H

Selamat menjalankan ibadah Puasa Ramadhan 1441 H

Mari luruskan niat. Perbanyak Ibadah dan kebaikan seperti membaca al-quran, mempe, perbaiki bahasa arab,  baca buku / kitab dll) 

Mari tidak bersosmed kecuali demi mendatangkan pahala. 

Yuk kurangi debat tak bermanfaat khususnya pada ranah yang diperselisihkan ulama. Dan bukan pada ranah yang diharamkan. 

Semoga puasa tahun ini menjadikan kita lebih dekat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Lebih banyak ilmu yang kita dapatkan.  Aamiin

Mohon maaf jika punya salah kata. Selamat makan sahur. Selamat berpuasa. 

Sahur Perdana Ramadhan 1441 H

Mabsus
Share:

10 April 2020

RAHMAT ALLAH DALAM SAKIT


Allah maha pengasih maha penyayang
Yang memiliki rahmat artinya
Tersebut dalam basmalah yang agung
Imam Jalalain menafsirkannya

Kala sehat raga ada rahmat-Nya
Beramal sholeh tiada putusnya
Saat sakit lemah ada kasih-Nya
Derajat terangkat salah dihapusnya

Betapa ajaibnya seorang hamba
Saat beroleh nikmat dia syukur
Kala sakit lara pun berbuah pahala
Sikapi dengan bersabar

Tidaklah muslim tertimpa sakit lara
kecuali Allah gugurkan dosa-dosa
Laksana pohon gugurkan daunnya
Begitu tutur mulia rosul mustofa

Sakit qadla illahi
karna hadir di luar kuasa diri
hanya ridho sabar diri
wujud nyata iman sanubari

Hidup di dunia tiada lama
laksana tinggal di siang atau sore hari
betapa banyak ajal tiba
kala sehat tanpa taubat diri

Sakit buahkan kebaikan
rasa sombong dihancurkan
gambar ajal nyata diingatkan
beri waktu taubatnya insan

Sakit yang tak sembuh jua
berpahala sabar syahidpun bisa
Sakit yang terobati nikmat tiada tara
Kerana bisa beramal lebih lama

Untuk siapa yang sakit lara
semoga sabar menghadapinya
semoga Allah angkat segala derita
Tuk beramal demi bersua rosul di syurga

Tangerang, 10 April 2020
Mabsus Abu Fatih
Share:

8 April 2020

Video Donald Trump Mendengarkan Tilawah di Gereja Hoax atau Asli?

Dalam sebuah group WhatsApp saya ditanya tentang keaslian sebuah video. Isi video berdurasi sekitar 3 menit lebih tersebut menggambarkan suasana di sebuah gereja. Yang menarik adalah karena nampak Donald Trumph, Presiden Amerika Serikat saat ini nampak duduk di antara barisan peserta. Tentu kamera tidak lepas dari mengambil gambar orang nomor satu di Amerika saat ini. Yang mencengangkan dari video itu adalah adanya lantunan ayat suci al-quran di dalam ruangan tersebut. Asli kah video tersebut. 

Sebelum melanjutkan tulisan ini, barangkali ada yang penasaran dengan video yang saya maksud, berikut saya tampilkan video yang beredar di group WhatsApp tersebut:


Oleh mereka yang gumunan, video tersebut akan disambut dengan riang gembira dengan dikomentari dengan komentar heboh dan berlebihan. Seperti apa komentarnya? Ya begitu deh.

Nah... Sebenarnya gampang untuk membuktikan video tersebut asli atau tidak. Coba berpikir sejenak apa kira-kira kata kunci dari video tersebut. Saya menemukan tiga kata kunci pada video. "donal trumph" sebagai tokoh sentral, "abc news" karena tercantum pada video.  Dan "church" krn tempatnya di geraja.

Kemudian cari di youtube dengan tiga kata kunci tersebut yang digabung "Donal Trumph abc news church". Dan taraaa ketemu deh video yang dimaksud. Video yang diupload 3 tahun silam.

Dan berikut screen shot hasil pencariannya:

Dan berikut link video yang dimaksud.
https://youtu.be/cCnYchWoIEY

Bagi yang mau menyimak langsung via Instagram, bisa tonton langsung di sini :


Coba tonton pada menit 30-35. Sama kan dengan video WA tersebut di atas? Dan tidak ada pembacaan ayat suci al-Quran pada video tersebut.

Jadi jelas yah video tersebut editan?

Tangerang, 08 April 2008


Mabsus Abu Fatih




Share:

5 April 2020

Tidak Setuju lagu Umul Mukminin "Aisyah Istri Rasulullah" Cenderung ke Syiah?

Kontroversi lagu Aisyah
Setidaknya ada 2 komentar di facebook yang secara langsung atau tidak langsung menyatakan bahwa yang tidak setuju lagu / nasyid aisyah kemungkinan atau adalah dari Syiah.

Astaghfirullahaladzim. Bahkan dalam salah satu komentar, meski saya sudah menyandingkan Doa Radhiyallahu 'Anha setelah Nama Ummul Mukminin Aisyah masih dikaitkn Syiah. Jangan-jangan yang komentar nggak ngerti arti Radhiyallahu Anha. :)

Yang tidak kita setujui bukan mengangkat Ibunda Aisyahnya tapi beberapa lirik yang lebih ke sisi feminis atau fisik dan kemesraan beliau bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassallam.

Coba deh baca pelan liriknya. Kayaknya gimana gitu. Terlalu menonjol sisi feminis dan mesranya. Sementara sisi kecerdasan, gudangnya Ilmu dan kemulian lainnya tidak diangkat kecuali sedikit sekali.

Dan benar saja, menurut Buya Yahya para Ulama melarang mensifati fisik istri-istri nabi. Dikatakan beliau tidak punya adab.

Tonton video Buya Yahya di sini:

https://m.youtube.com/watch?feature=youtu.be&v=XLVrwlDPFW8

Atau klik video berikut:

----------
Berikut Lirik Lagu Aisyah Istri Nabi Muhammad Rasullullah:

Mulia indah cantik berseri
Kulit putih bersih merah dipipimu
Dia aisyah putri abu bakar
Istri rasullallah

Sungguh sweet nabi mencintamu
Hingga nabi minum di bekas bibirmu
Bila dia marah, nabi kan bermanja
Mencubit hidungnya

Aisyah…
Romantisnya cintamu dengan nabi
Dengan baginda kau pernah main lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau disamping rasullallah…

Aisyah…
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta Ya aisyah, ya Humairah…
Rasul sayang, kasih, rasul cintamu

Mulia indah cantik berseri
Kulit putih bersih merah dipipimu
Dia aisyah putri abu bakar
Istri rasullallah

Sungguh sweet nabi mencintamu
Bila lelah nabi baring dijilbabmu
Seketika kau pula bermanja
Mengikat rambutnya

Aisyah…
Romantisnya cintamu dengan nabi
Dengan baginda kau pernah lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau disamping rasullallah…

Aisyah…
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta Ya aisyah, ya Humairah…
Rasul sayang, kasih, rasul cintamu
-------------

Harapan saya, mudah-mudahan ada ralat lirik lagu Ummul Mukminin Asiyah Radhiyallahu Anha tersebut. Dan saat mau revisi, konsultasi dulu dengan ulama berkompeten.

Semoga Allah meridhoi Ibunda Aisyah dan semoga kita mendapatkan Syafaat dari suami Ibunda Aisyah, Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam.

Banten, 05-04-2020

Mabsus
Share:

4 April 2020

Sholat Jum'at di Wuhan - China Hoax Atau Asli?


"Sholat Jum'atan di Cina. Menjadi lautan manusia.Membuat merinding hati kita semua.Lebih 2juta orang Komunis China masuk Islam.Karna orang Islam di Wuhan tidak satupun kena VIRUS CORONA. Mereka takjub dengan orang Islam.Akhirnya atas izin Allah SWT mereka masuk Islam,dan insyaAllah termasuk kedalam golongan Umat Nabi Muhammad yang Sholeh dan Sholehah.Aamiin."

Begitulah pesan berantai yang beredar di sosial media dan WhatsApp tersebut. Perlu diketahui, hari ini tgl 04 April 2020 saya masih menerima pesan tersebut via WhatsApp, maka tergerak untuk membuat tulisan penjelas.

Berikut video yang dikatakan sholat jumat di Wuhan - China tersebut :



Apakah benar bahwa Video tersebut adalah suasana sholat jumat di Wuhan - China seperti tersebut pada pesan berantai?  

Mudah sekali untuk mendeteksi video tersebut hoax atau bukan. Berikut 4 cara deteksi video tersebut hoax atau bukan. 

Pertama, tidak nampak satupun jamaah yang mengenakan masker. 

Suatu hal yang sulit diterima dalam kondisi virus corona masih menyebar. Meski alasan ini oleh sebagian orang akan ditolak dengan alasan virus corona di China sudah berakhir. Yang benar adalah belum berakhir. Per hari ini, 04 April 2020 masih ada penambahan 31 kasus positif dan 4 orang meninggal dunia. Berikut datanya:

Korban Covid-19 per Tgl 04 April 2020. Pkl. 09:50 WIB. Nampak masih ada penambahan positif corona dan meninggal dunia di China. Sumber: https://www.worldometers.info/coronavirus/

Kedua, googling dengan kata kunci "Sholat Jumat di China Hoax? "



Dengan melakukan cara ini kita bisa menemukan banyak artikel yang menyebutkan bahwa video tersebut bukan video sholat jumat melainkan sholat Iedul Fitri. Sekaligus kita juga bisa mendapatkan informasi bahwa tidak benar tidak ada seorang muslim yang meninggal terpapar corona di Wuhan. 

Ketiga, Tidak Malas Menonton Video dan sedikit jeli.

Jika kita mau menonton sejenak video tersebut, sedikit jeli dan tidak gumunan berlebih maka kita akan mengetahui bahwa video tersebut adalah suasana hari raya lebaran karena pada detik 33-37 ada keterangan "Ied Mubarok"


Keempat, Croscek ke Youtube.
Langkah keempat untuk memastikan bahwa video tersebut adalah benar sholat Ied dan bukan sholat jumat, maka tinggal cari di Youtube dengan kata kunci

Hasil pencarian di YouTube dengan kata kunci "Idul fitri di China"

Jadi jelas yah bahwa video yang beredar adalah video sholat Iedul Fitri setahun yang lalu di China. Bukan Sholat Jumat di wuhan - China dalam kondisi wabah corona.

Kalau masih bersikeras bahwa video itu benar adalah video sholat jumat di Wuhan, mungkin kamu terpapar virus Vihkut-20 alias Virus Hoax Akut level 20.

Meski video tersebut hoax penyelenggaran sholat jumat di Wuhan, tidak ada salahnya kita berdoa. Semoga akan tiba masanya jutaan orang China berbondong-bondong masuk ke dalam Islam. Dan itu akan terjadi saat Khilafah Islamiyah Rasyidah tegak kembali dalam waktu dekat. InsyaAllah.

Semoga bermanfaat.
Tangerang, 04 April 2020 / 10 Sya'ban 1441 H


Mabsus Abu Fatih
Share:

31 Maret 2020

Tadzkirah al-Qurthubi dan Kita

Sudah lama membeli buku ini, at-Tadzkirah versi terjemah bahasa Indonesia karangan al-Imam Qurthubi. Namun baru sempat membuka untuk membacanya. Bisa jadi lantaran corona yang memperjelas bayang kematian di depan mata. Sehingga termotivasi untuk menyiapkan bekal kematian. Meski tentu corona tak memajukan ajal, karena ajal adalah ketetapan Allah pencipta corona, bukan ditentukan corona. 

Tapi tidak dipungkiri dan harus diakui bahwa banyaknya kematian wasilah corona, semakin memperjelas bayang kematian yang akan dialami semua insan.

Dua jilid edisi terjemahan ini memiliki tebal sekitar 1500 halaman. Tapi ternyata dalam muqadimahnya, al-qurthubi ( w. 761 H / 1273 M)  menyebutnya sebagai kitab ringkas. Kitab yang boleh jadi oleh sebagian kita dianggap sangat tebal. Namun ternyata, menurut al-qurthubi masuk kitab ringkas.

Menurut pendapat pribadi saya, ada dua alasan kenapa al-Qurhubi menyatakan kitab ini ringkas.
Pertama, karena beliau biasa menulis kitab dengan ukuran sangat besar.  Coba saja googling tafsir al-qurthubi. Jelas at-Tadzkirah sangat ringkas dibandingkan tafsir al-Qurthubi.

Kedua, mungkin karena urusan kematian, roh, alam kubur, kiamat, syafaat, tiupan sangkakala, catatan amal, shirat syurga dan neraka adalah urusan yang sangat besar, luas dan tak terbatas. Dengan alasan ini beliau katakan tadzkirah sebagai kitab yang ringkas.

Jika kitab yang ringkas ini - menurut al-Qurhubi - masih dirasa tebal dan malas untuk kita baca, boleh jadi karena budaya membaca kita dan referensi kita sangatlah memprihatinkan.

Jika diibaratkan,  al-qurhubi adalah atlit yang biasa mengangkat beban ratusan kilogram, sementara kita adalah orang yang baru mengangkat bebas 1-2 kilogram saja encok, kram dan pegal-pegal. Beda jauhkan.  :)

Ingat corona, ingat mati.
Ingat mati ingat syurga neraka
Ingat syurga neraka ingat amal.

Tangerang, 30 Maret 2020

Mabsus
Share:
CARI ARTIKEL

Populer Bulan Ini

Newsletter