23 Mei 2020

AIR MATA PERPISAHAN



AIR MATA PERPISAHAN


Duh Ramadhan...
Kenapa Engkau pergi
Tinggalkan aku sendiri

Duh Ramadhan... 
Aku masih rindu
Aku masih kangen
Berlama-lama denganmu

Duh Ramadhan... 
Hadirmu laksana obat
Di tengah pandemi yang tak kenal sekat
Bagaikan kasih ibu penyayang
Mendekap anaknya yang sakit terbaring

Duh Ramadhan... 
Lapar di siang hari bersamamu
Lebih indah dibanding dijamu seorang raja
Membaca al-quran bersamamu
Lebih indah dari surat cinta pertama 

Duh ramadhan... 
Engkau bawa hadiah ampunan
Engkau bawa rahmat
Engkau bawa keberkahan
Dari Tuhanku yang maha rahman

Duh ramadhan... 
Hanya dosa yang bisa aku titipkan
Hanya alfa dan lupa yang kubawakan
Semoga sudi kau bawa semua
Menuju tuhan-Ku yang Mahagagah perkasa

Sampaikan salamku pada-Nya
Sampaikan maafku pada-Nya
Jika hadiah ampunan dan rahmat
Banyak yang tersisa tak terambil

Sampaikan maafku pada-Nya
Jika tak menyambutmu sepenuh hati
Jika tak melayanimu bak raja mulia
Jika keberkahan-Nya tak kuhabiskan smua

Duh ramadhan... 
Jangan kecewa
Jangan marah
Atas buruknya sambutanku padamu
Atas tak tahu dirinya aku padamu

Kembalilah tahun depan
Untuk bersamaku lagi

Meski tak sanggup aku berpisah
Meski tak kuasa melepasmu
Engkau haruslah pergi
Berganti dengan yang lain

Aku berjanji padamu
Aku bersumpah padamu
Akan menyambutmu lebih hangat
Lebih khusuk dan lebih baik lagi

Sampaikan salamku
Pada tuhanku... 
Panjangkan usiaku ini
Tunda ajalku ini
Untuk bersua lagi dengan mu
Menyambutmu kembali
Tahun mendatang

Hari ke-30 Ramadhan 1441 H

Mabsus
Share:

24 April 2020

Selamat Menjalankan Ibadah Ramadhan 1441 H

Selamat menjalankan ibadah Puasa Ramadhan 1441 H

Mari luruskan niat. Perbanyak Ibadah dan kebaikan seperti membaca al-quran, mempe, perbaiki bahasa arab,  baca buku / kitab dll) 

Mari tidak bersosmed kecuali demi mendatangkan pahala. 

Yuk kurangi debat tak bermanfaat khususnya pada ranah yang diperselisihkan ulama. Dan bukan pada ranah yang diharamkan. 

Semoga puasa tahun ini menjadikan kita lebih dekat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Lebih banyak ilmu yang kita dapatkan.  Aamiin

Mohon maaf jika punya salah kata. Selamat makan sahur. Selamat berpuasa. 

Sahur Perdana Ramadhan 1441 H

Mabsus
Share:

10 April 2020

RAHMAT ALLAH DALAM SAKIT


Allah maha pengasih maha penyayang
Yang memiliki rahmat artinya
Tersebut dalam basmalah yang agung
Imam Jalalain menafsirkannya

Kala sehat raga ada rahmat-Nya
Beramal sholeh tiada putusnya
Saat sakit lemah ada kasih-Nya
Derajat terangkat salah dihapusnya

Betapa ajaibnya seorang hamba
Saat beroleh nikmat dia syukur
Kala sakit lara pun berbuah pahala
Sikapi dengan bersabar

Tidaklah muslim tertimpa sakit lara
kecuali Allah gugurkan dosa-dosa
Laksana pohon gugurkan daunnya
Begitu tutur mulia rosul mustofa

Sakit qadla illahi
karna hadir di luar kuasa diri
hanya ridho sabar diri
wujud nyata iman sanubari

Hidup di dunia tiada lama
laksana tinggal di siang atau sore hari
betapa banyak ajal tiba
kala sehat tanpa taubat diri

Sakit buahkan kebaikan
rasa sombong dihancurkan
gambar ajal nyata diingatkan
beri waktu taubatnya insan

Sakit yang tak sembuh jua
berpahala sabar syahidpun bisa
Sakit yang terobati nikmat tiada tara
Kerana bisa beramal lebih lama

Untuk siapa yang sakit lara
semoga sabar menghadapinya
semoga Allah angkat segala derita
Tuk beramal demi bersua rosul di syurga

Tangerang, 10 April 2020
Mabsus Abu Fatih
Share:

8 April 2020

Video Donald Trump Mendengarkan Tilawah di Gereja Hoax atau Asli?

Dalam sebuah group WhatsApp saya ditanya tentang keaslian sebuah video. Isi video berdurasi sekitar 3 menit lebih tersebut menggambarkan suasana di sebuah gereja. Yang menarik adalah karena nampak Donald Trumph, Presiden Amerika Serikat saat ini nampak duduk di antara barisan peserta. Tentu kamera tidak lepas dari mengambil gambar orang nomor satu di Amerika saat ini. Yang mencengangkan dari video itu adalah adanya lantunan ayat suci al-quran di dalam ruangan tersebut. Asli kah video tersebut. 

Sebelum melanjutkan tulisan ini, barangkali ada yang penasaran dengan video yang saya maksud, berikut saya tampilkan video yang beredar di group WhatsApp tersebut:


Oleh mereka yang gumunan, video tersebut akan disambut dengan riang gembira dengan dikomentari dengan komentar heboh dan berlebihan. Seperti apa komentarnya? Ya begitu deh.

Nah... Sebenarnya gampang untuk membuktikan video tersebut asli atau tidak. Coba berpikir sejenak apa kira-kira kata kunci dari video tersebut. Saya menemukan tiga kata kunci pada video. "donal trumph" sebagai tokoh sentral, "abc news" karena tercantum pada video.  Dan "church" krn tempatnya di geraja.

Kemudian cari di youtube dengan tiga kata kunci tersebut yang digabung "Donal Trumph abc news church". Dan taraaa ketemu deh video yang dimaksud. Video yang diupload 3 tahun silam.

Dan berikut screen shot hasil pencariannya:

Dan berikut link video yang dimaksud.
https://youtu.be/cCnYchWoIEY

Bagi yang mau menyimak langsung via Instagram, bisa tonton langsung di sini :


Coba tonton pada menit 30-35. Sama kan dengan video WA tersebut di atas? Dan tidak ada pembacaan ayat suci al-Quran pada video tersebut.

Jadi jelas yah video tersebut editan?

Tangerang, 08 April 2008


Mabsus Abu Fatih




Share:

5 April 2020

Tidak Setuju lagu Umul Mukminin "Aisyah Istri Rasulullah" Cenderung ke Syiah?

Kontroversi lagu Aisyah
Setidaknya ada 2 komentar di facebook yang secara langsung atau tidak langsung menyatakan bahwa yang tidak setuju lagu / nasyid aisyah kemungkinan atau adalah dari Syiah.

Astaghfirullahaladzim. Bahkan dalam salah satu komentar, meski saya sudah menyandingkan Doa Radhiyallahu 'Anha setelah Nama Ummul Mukminin Aisyah masih dikaitkn Syiah. Jangan-jangan yang komentar nggak ngerti arti Radhiyallahu Anha. :)

Yang tidak kita setujui bukan mengangkat Ibunda Aisyahnya tapi beberapa lirik yang lebih ke sisi feminis atau fisik dan kemesraan beliau bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassallam.

Coba deh baca pelan liriknya. Kayaknya gimana gitu. Terlalu menonjol sisi feminis dan mesranya. Sementara sisi kecerdasan, gudangnya Ilmu dan kemulian lainnya tidak diangkat kecuali sedikit sekali.

Dan benar saja, menurut Buya Yahya para Ulama melarang mensifati fisik istri-istri nabi. Dikatakan beliau tidak punya adab.

Tonton video Buya Yahya di sini:

https://m.youtube.com/watch?feature=youtu.be&v=XLVrwlDPFW8

Atau klik video berikut:

----------
Berikut Lirik Lagu Aisyah Istri Nabi Muhammad Rasullullah:

Mulia indah cantik berseri
Kulit putih bersih merah dipipimu
Dia aisyah putri abu bakar
Istri rasullallah

Sungguh sweet nabi mencintamu
Hingga nabi minum di bekas bibirmu
Bila dia marah, nabi kan bermanja
Mencubit hidungnya

Aisyah…
Romantisnya cintamu dengan nabi
Dengan baginda kau pernah main lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau disamping rasullallah…

Aisyah…
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta Ya aisyah, ya Humairah…
Rasul sayang, kasih, rasul cintamu

Mulia indah cantik berseri
Kulit putih bersih merah dipipimu
Dia aisyah putri abu bakar
Istri rasullallah

Sungguh sweet nabi mencintamu
Bila lelah nabi baring dijilbabmu
Seketika kau pula bermanja
Mengikat rambutnya

Aisyah…
Romantisnya cintamu dengan nabi
Dengan baginda kau pernah lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau disamping rasullallah…

Aisyah…
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta Ya aisyah, ya Humairah…
Rasul sayang, kasih, rasul cintamu
-------------

Harapan saya, mudah-mudahan ada ralat lirik lagu Ummul Mukminin Asiyah Radhiyallahu Anha tersebut. Dan saat mau revisi, konsultasi dulu dengan ulama berkompeten.

Semoga Allah meridhoi Ibunda Aisyah dan semoga kita mendapatkan Syafaat dari suami Ibunda Aisyah, Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam.

Banten, 05-04-2020

Mabsus
Share:

4 April 2020

Sholat Jum'at di Wuhan - China Hoax Atau Asli?


"Sholat Jum'atan di Cina. Menjadi lautan manusia.Membuat merinding hati kita semua.Lebih 2juta orang Komunis China masuk Islam.Karna orang Islam di Wuhan tidak satupun kena VIRUS CORONA. Mereka takjub dengan orang Islam.Akhirnya atas izin Allah SWT mereka masuk Islam,dan insyaAllah termasuk kedalam golongan Umat Nabi Muhammad yang Sholeh dan Sholehah.Aamiin."

Begitulah pesan berantai yang beredar di sosial media dan WhatsApp tersebut. Perlu diketahui, hari ini tgl 04 April 2020 saya masih menerima pesan tersebut via WhatsApp, maka tergerak untuk membuat tulisan penjelas.

Berikut video yang dikatakan sholat jumat di Wuhan - China tersebut :



Apakah benar bahwa Video tersebut adalah suasana sholat jumat di Wuhan - China seperti tersebut pada pesan berantai?  

Mudah sekali untuk mendeteksi video tersebut hoax atau bukan. Berikut 4 cara deteksi video tersebut hoax atau bukan. 

Pertama, tidak nampak satupun jamaah yang mengenakan masker. 

Suatu hal yang sulit diterima dalam kondisi virus corona masih menyebar. Meski alasan ini oleh sebagian orang akan ditolak dengan alasan virus corona di China sudah berakhir. Yang benar adalah belum berakhir. Per hari ini, 04 April 2020 masih ada penambahan 31 kasus positif dan 4 orang meninggal dunia. Berikut datanya:

Korban Covid-19 per Tgl 04 April 2020. Pkl. 09:50 WIB. Nampak masih ada penambahan positif corona dan meninggal dunia di China. Sumber: https://www.worldometers.info/coronavirus/

Kedua, googling dengan kata kunci "Sholat Jumat di China Hoax? "



Dengan melakukan cara ini kita bisa menemukan banyak artikel yang menyebutkan bahwa video tersebut bukan video sholat jumat melainkan sholat Iedul Fitri. Sekaligus kita juga bisa mendapatkan informasi bahwa tidak benar tidak ada seorang muslim yang meninggal terpapar corona di Wuhan. 

Ketiga, Tidak Malas Menonton Video dan sedikit jeli.

Jika kita mau menonton sejenak video tersebut, sedikit jeli dan tidak gumunan berlebih maka kita akan mengetahui bahwa video tersebut adalah suasana hari raya lebaran karena pada detik 33-37 ada keterangan "Ied Mubarok"


Keempat, Croscek ke Youtube.
Langkah keempat untuk memastikan bahwa video tersebut adalah benar sholat Ied dan bukan sholat jumat, maka tinggal cari di Youtube dengan kata kunci

Hasil pencarian di YouTube dengan kata kunci "Idul fitri di China"

Jadi jelas yah bahwa video yang beredar adalah video sholat Iedul Fitri setahun yang lalu di China. Bukan Sholat Jumat di wuhan - China dalam kondisi wabah corona.

Kalau masih bersikeras bahwa video itu benar adalah video sholat jumat di Wuhan, mungkin kamu terpapar virus Vihkut-20 alias Virus Hoax Akut level 20.

Meski video tersebut hoax penyelenggaran sholat jumat di Wuhan, tidak ada salahnya kita berdoa. Semoga akan tiba masanya jutaan orang China berbondong-bondong masuk ke dalam Islam. Dan itu akan terjadi saat Khilafah Islamiyah Rasyidah tegak kembali dalam waktu dekat. InsyaAllah.

Semoga bermanfaat.
Tangerang, 04 April 2020 / 10 Sya'ban 1441 H


Mabsus Abu Fatih
Share:

31 Maret 2020

Tadzkirah al-Qurthubi dan Kita

Sudah lama membeli buku ini, at-Tadzkirah versi terjemah bahasa Indonesia karangan al-Imam Qurthubi. Namun baru sempat membuka untuk membacanya. Bisa jadi lantaran corona yang memperjelas bayang kematian di depan mata. Sehingga termotivasi untuk menyiapkan bekal kematian. Meski tentu corona tak memajukan ajal, karena ajal adalah ketetapan Allah pencipta corona, bukan ditentukan corona. 

Tapi tidak dipungkiri dan harus diakui bahwa banyaknya kematian wasilah corona, semakin memperjelas bayang kematian yang akan dialami semua insan.

Dua jilid edisi terjemahan ini memiliki tebal sekitar 1500 halaman. Tapi ternyata dalam muqadimahnya, al-qurthubi ( w. 761 H / 1273 M)  menyebutnya sebagai kitab ringkas. Kitab yang boleh jadi oleh sebagian kita dianggap sangat tebal. Namun ternyata, menurut al-qurthubi masuk kitab ringkas.

Menurut pendapat pribadi saya, ada dua alasan kenapa al-Qurhubi menyatakan kitab ini ringkas.
Pertama, karena beliau biasa menulis kitab dengan ukuran sangat besar.  Coba saja googling tafsir al-qurthubi. Jelas at-Tadzkirah sangat ringkas dibandingkan tafsir al-Qurthubi.

Kedua, mungkin karena urusan kematian, roh, alam kubur, kiamat, syafaat, tiupan sangkakala, catatan amal, shirat syurga dan neraka adalah urusan yang sangat besar, luas dan tak terbatas. Dengan alasan ini beliau katakan tadzkirah sebagai kitab yang ringkas.

Jika kitab yang ringkas ini - menurut al-Qurhubi - masih dirasa tebal dan malas untuk kita baca, boleh jadi karena budaya membaca kita dan referensi kita sangatlah memprihatinkan.

Jika diibaratkan,  al-qurhubi adalah atlit yang biasa mengangkat beban ratusan kilogram, sementara kita adalah orang yang baru mengangkat bebas 1-2 kilogram saja encok, kram dan pegal-pegal. Beda jauhkan.  :)

Ingat corona, ingat mati.
Ingat mati ingat syurga neraka
Ingat syurga neraka ingat amal.

Tangerang, 30 Maret 2020

Mabsus
Share:

28 Maret 2020

Bekal Keluarga Hadapi Krisis Imbas Corona Dunia

Dua hal yang perlu disiapkan untuk ketahanan pangan keluarga beberapa bulan kedepan adalah beternak ikan serta berkebun sayur mayur. Tidak ada salahnya disiapkan sedari sekarang khususnya mereka yang memiliki tanah kosong di depan rumahnya.

Ikan dan sayur ditambah beras lumayan efektid untuk menghadapi krisis yang terbayang sangat jelas di depan mata.

Status ini saya yakin akan sangat berbekas beberapa bulan mendatang

Tangerang, 28 Maret 2020

Mabsus

Note :
Saya sendiri belum belajar menanam sayur dan budidaya ikan. InsyaAllah dengan segera akan belajar dan praktikan.
Share:

27 Maret 2020

Video : Sikap Umar bin Khottob Hadapi Wabah

Begini sikap Umar menghadapi Wabah Tho'un. Apakah Umar lebih takut terhadap Tho'un dibandingkan kepada Allah? Tentu Tidak. Balik badannya Umar kembali ke Madinah adalah juga wujud ketaatan. Yaitu menjaga umatnya dari wabah mematikan tersebut.

Allahua'lam Bishowab.

Mabsus Abu Fatih

Klik Video untuk menonton:

Share:

25 Maret 2020

Sterilisasi Masker Agar Bisa Digunakan Kembali

Sterilisasi Masker Bekas
Di Tengah Pandemi Wabah #Corona keberadaan masker sulit ditemukan. Padahal ia merupakan kebutuhan mendesak dan penting adanya.

Berikut ini cara untuk sterilisasi masker agar bisa digunakan kembali dari dr.Teguh Rahardjo, ahli bedah telogorejo

Semoga wabah #Covid-19 segera berakhir.

Semoga bermanfaat.

Channel YouTube Sang Pembaca

Untuk menonton Videonya silahkan Klik


Atau klik tautan berikut ini:
https://youtu.be/f-jSZbaJII4

Share:

23 Maret 2020

Lock Down di Masa Silam, Masjid Pun Ditutup Karena Wabah

Masjidil Haram Dikosongkan Sikapi corona

Imam adz Dzahabi Rahimahullah berkata:
وفي سنةِ ثمانٍ وأربعين وأربعمائةٍ كَانَ القَحْطُ عَظِيْماً بِمِصْرَ وَبَالأَنْدَلُس، وَمَا عُهِدَ قَحْطٌ وَلاَ وَبَاءٌ مِثْله بقُرْطُبَة، حَتَّى بَقِيَت المَسَاجِدُ مغلقَة بِلاَ مُصَلٍّ، وَسُمِّيَ عَام الْجُوع الكَبِيْر.

_Di tahun 448H terjadi kekeringan parah di Mesir dan Andalusia, dan di Qordoba tidak terjadi *kekeringan dan wabah* seperti itu, sampai-sampai MASJID2 DITUTUP TIDAK ADA ORANG SHALAT. Dinamakan tahun super kelaparan._

*(Siyar A'lam an Nubala, 18/311)*

Imam Ibnu Sa'ad Rahimahullah berkata tentang Masruq bin Ajda, pentolan tabi'in, di Saat terjadi wabah Tha'un:

كان يمكث في بيته أيام الطَّاعُونِ ويَقُولُ: أَيَّامُ تَشَاغُلٍ فَأُحِبُّ أَنْ أَخْلُوَ لِلْعِبَادَةِ فَكَانَ يَتَنَحَّى فَيَخْلُو لِلْعِبَادَةِ ,
قَالَت زوجته:
فَرُبَّمَا جَلَسْتُ خَلْفَهُ أَبْكِي مِمَّا أَرَاهُ يَصْنَعُ بِنَفْسِهِ وَكَانَ يُصَلِّي حَتَّى تَوَرَّمَ قَدَمَاهُ".

Dahulu dia senantiasa berdiam diri di rumahnya saat wabah tha’un menyerang.

Ia berkata : _“Ini adalah hari-hari  hari sibuk dengan ibadah. Maka aku suka jika aku totalitas  untuk ibadah.”_  Maka, dia pun bermunajat dan menyendiri di rumahnya.

Berkata Istrinya : _“Maka aku duduk di belakangnya,  aku  menangis melihat apa yang ia perbuat atas dirinya. Ia shalat sampai kedua kakinya membengkak”._

 *(Thabaqat Ibn Sa’d, 6/81)*

Imam Al Muqrizi bercerita tentang Tha'un th 749H:

و تعطل الأذان من عدة مواضع وبقي في الموضع المشهور بأذان واحد... و غلقت أكثر المساجد و الزوايا )

_Adzan ditiadakan dari sejumlah daerah, untuk daerah yang masyhur diadakan adzan satu saja.. *Ada pun masjid2 ditutup begitu pula tempat-tempat ibadah.*_

*(as Suluk Lima'rifati Duwal al Muluk, 4/88)*

Jadi, yang kemarin menanyakan kok masjid di tutup? Maka, sejak masa silam sudah terjadi jika Memang situasi harus seperti itu.

Jika masjid ditinggalkan maka apalagi mal, diskotik, cafe,.. Itu kerangka berpikirnya, yaitu qiyas aulawi. Alangkah baiknya jangan justru nyinyir terhadap fatwa ulama _"masjid ditinggalkan, kok yang lain dibiarkan..".._

 Seharusnya kita bisa berpikir sendiri, jika kondisi sedemikian genting sampai masjid saja dijauhi maka apalagi tempat keramaian lainnya..

Alhamdulilah.. Di Indonesia belum sampai seperti di Saudi, Qatar, Kuwait.. Yg sampai memfatwakan tutup masjid. _Sedangkan MUI tidak sampai memfatwakan seperti itu.._

Wallahu A’lam

🌷🌻🌿🍀🍃🌳🌸

Keterangan:
Tidak saya ketahui penulis asli tulisan di atas. Saya hanya copas. Semoga Allah merahmati atas usaha Penulis tersebut.
Share:

20 Maret 2020

Artikel Ilmiah dan Presentasi seputar Fiqh Corona

Berikut beberapa artikel ilmiah dan presentasi seputar fiqh Corona. Barangkali diperlukan untuk referensi atau bahan presentasi seputar corona yang tengah menjadi pamdemi di seluruh dunia. berikut artikel dan presentasi yang dimaksud :

1. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) - Pusat seputar Corona. Di dalammnya diatur masalah sholat berjamaah dan sholat jumat di tengah wabah corona
2. artikel Ust. Yuana Ryan Tresna, M.Ag
3. Artikel Ust. Dr. Firanda Andirja
4. Presentasi Menyikapi Wabah Corona Ust. Wahyudi Ibnu Yusuf
5. Video Umar Bin Khottob Hadapi Thoun

Semoga bermanfaat dan semoga kita dilindungi Allah SWT dari Wabah Corona

Mabsus

Silahkan unduh di sini:
https://drive.google.com/folderview?id=1ldpyylhWpVt6CEP32r__Y5gpK215SAXC
Share:

10 Maret 2020

PUISI : Perempuan Itu Mulia

PUISI Hari Perempuan Sedunia

PEREMPUAN ITU MULIA*
Oleh : Mabsus AF


Perempuan Itu berharga
Laksana Intan permata mahal harga
Tak boleh dihina apatah lagi dinista
Tak sembarang boleh disentuh pria

Perempuan itu mulia
Bukan karena dogma tapi nyata
Kitab suci menghormati wanita
Disanjung pula oleh Rasul Musthofa

Share:

7 Maret 2020

Cara Khilafah Mengatasi Penimbunan

Penimbunan masker
Oleh: Syekh Atha' Abu Rusythah

Penimbunan (al-ihtikâr) secara mutlak adalah haram secara syar’i karena adanya larangan tegas dalam pernyataan hadis secara gamblang. Telah diriwayatkan di dalam Shahîh Muslim dari Said bin al-Musayyib dari Mu’ammar bin Abdullah al-‘Adawi bahwa Nabi ﷺ bersabda:

لا يَحْتَكِرُ إِلاَّ خَاطِئٌ

Tidaklah melakukan penimbunan kecuali orang yang berbuat kesalahan.

Share:

2 Maret 2020

HIGHLIGHT ISLAMIC LAWYERS FORUM (ILF) EDISI #2 TANGERANG

HIGHLIGHT ISLAMIC LAWYERS FORUM (ILF) EDISI #2 TANGERANG

Tangerang. Ahad, 01 Maret 2020.
Tema : 'Konstitusi diatas Kitab Suci?'.

Narasumber :
○Ahmad Khozinudin, SH (Ketua LBH Pelita Umat Pusat)
○Wahyudi Al Maroky (Direktur Pamong Institute),
○Edy Mulyadi (Sekjen GNPF Ulama),
○Chandra Purna Irawan (Ketua KSHUMI/Sekjen LBH Pelita Umat),
○Ust. Ihsan Azhari, M.Pd. (Ketua LPSI Sirojul Ummah).

*Keynote Speaker :*
Ust. Abu Miqdad (Pembina LBH Pelita Umat Korcab Tangerang

*Doa Penutup :*
K.H Dr. Ahmad Suhaimi Hasan (Kyai Eces)

*Host :*
Mabsus Abu Fatih

Share:

28 Februari 2020

Kalau Bukan dengan Khilafah, dengan Apa Muslim India Dibela?


Membela Pembantaian Muslim India
Hari-hari ini kita menyaksikan melalui sosial media bagaimana kafir musyrik India telah menabuh genderang perang dengan kaum muslimin. Mereka membantai umat Islam, membakar kitab suci al-quran dan menodai masjid dengan membakarnya serta menurunkan pengeras suara dan menggantinya dengan bendera syirik hanumam. Mereka telah menghalalkan diri mereka sendiri untuk diperangi umat Islam sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam

Berikut ini adalah hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang mengabarkan bahwa Umat Islam akan memerangi al-Hind (India)

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ قَالَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ عَنْ سَيَّارٍ ح قَالَ وَأَنْبَأَنَا هُشَيْمٌ عَنْ سَيَّارٍ عَنْ جَبْرِ بْنِ عَبِيدَةَ وَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ وَعَدَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزْوَةَ الْهِنْدِ فَإِنْ أَدْرَكْتُهَا أُنْفِقْ فِيهَا نَفْسِي وَمَالِي فَإِنْ أُقْتَلْ كُنْتُ مِنْ أَفْضَلِ الشُّهَدَاءِ وَإِنْ أَرْجِعْ فَأَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ الْمُحَرَّرُ

Telah mengkhabarkan kepada kami Ahmad bin Utsman bin Hakim, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Zakariya bin 'Adi, ia berkata; telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin 'Amr dari Zaid bin Abi Unaisah dari Sayyar. -dari jalur periwayatan yang lain disebutkan; Telah memberitakan kepada kami Husyaim dari Sayyar dari Jabar bin 'Ubaidah, -menurut ucapan 'Ubaidullah dari Jubair- dari Abu Hurairah, ia berkata; RASULULLAH shallallahu 'alaihi wasallam MENJANJIKAN KEPADA KAMI UNTUK MEMERANGI INDIA, apabila peperang tersebut mendapati diriku maka akan saya infakkan jiwa dan hartaku padanya. Sehingga apabila saya terbunuh maka saya termasuk orang-orang syahid yang paling utama, dan apabila saya kembali maka saya adalah Abu Hurairah yang dimerdekakan. ( Hadits Sunan An-Nasa'i No. 3122 - Kitab Jihad )

#ShameOnYouIndia
Korban tewas di India bermula dari bentrokan yang menentang Undang-Undang Kewarganegaraan (CAA) di New Delhi. Menurut republika.co.id, jumlahnya meningkat menjadi 20 orang (26/02). Kemungkinan terus bertambah. Aksi protes tersebut kemudian berubah menjadi kekerasan antaragama, di mana sejumlah umat Muslim melarikan diri dari rumah-rumah mereka dan beberapa masjid di ibu kota hancur setelah diserang oleh kelompok Hindu. (Republika.co.id, Kerusuhan Antaragama di India Renggut Puluhan Nyawa, 26/02/20)

Dengan jumlah penduduk India yang sangat besar, yaitu 17,8% penduduk bumi atau sekitar 1,36 milyar jiwa,  menjadikan India sebagai negara berpenduduk terbesar kedua di Planet Bumi. ( https://id.m.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_jumlah_penduduk ). Rasanya mustahil memerangi India jika tidak dengan kekuatan yang sangat besar. Dan rasanya mustahil pula jika kaum muslimin di India bisa membela diri secara seimbang. Memang jumlah penduduk muslim di India sekitar 200 juta penduduk. Namun jika dibanding dengan mayoritas penduduk India, masih sangat kecil.

khilafah perisai umat
Harus ada kekuatan besar di luar India yang bisa membuktikan kabar gembira dari Nabi tersebut di atas sekaligus melindungi kaum muslimin di sana. Jika bukan dengan Khilafah, Institusi yang pernah tercatat dalam sejarah sebagai negara pelindung umat Islam, sekaligus institusi yang dijanjikan kemunculannya kembali, lantas dengan kekuatan apa lagi kaum muslimin di India bisa dibela? Tidak ada kecuali dengan Khilafah!

Banten, 29 Feb 2020 / 04 Rajab 1441 H

Mabsus Abu Fatih

#ShameOnYouIndia
#SelamatkanMuslimIndiadenganKhilafah
Share:

11 Januari 2020

Awas. Pernyataan Jokowi bahwa China mengejar ikannya yang lari ke Natuna adalah Hoax!

Beranda facebook saya nongol status yang membicarakan pernyataan Jokowi bahwa China mengejar ikannya yang lari ke Natuna, ada beberapa yg membuat quote yang kira-kira bunyinya begini "Memang ikan ber-KTP sehingga bisa dibedakan makan ikan China mana bukan".

Rupanya sumbernya adalah sebuah situs abal-abal berdomain .blogspot.com sebuah situs yang untuk mendaftarnya tidak perlu registrasi apapun. Dilihat dari tampilannya, penulisan font sudah mencurigakan bahwa situs tersebut adalah abal-abal. Situs sampah yang dibuat oleh orang yang sedang mengemis viewer demi mendongkrak iklan.  Dan begitu saya coba masuk, langsung disuguhi iklan-iklan tidak jelas.

Padahal untuk menjadi sebuah situs portal penyedia berita memiliki syarat yang ketat. Berbeda dengan blog penyedia tulisan non berita yang tidak ketat.

Untuk memastikan lagi, saya googling dengan kata kunci "China mengekar ikan yang lari ke Natuna" Dan ternyata hanya satu blog tersebut yang memuatnya. Dan ada situs Liputan6 yang memberikan klarifikasi bahwa berita hoax.

Kalau mau mengkiritisi kebijakan Jokowi, nggak usah pakai yang hoax. Yang nyata juga banyak seabreg-abreg. Pakai yang nyata saja sudah cukup. :) :)

Banten, 11 Januari 2020


Mabsus Abu Fatih
www.mabsus.web.id

Link berita Liputan6 :
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4152770/cek-fakta-jokowi-sebut-kapal-china-masuk-ke-natuna-untuk-mengejar-ikan-yang-lari

Share:

10 Januari 2020

Kasus Reynhard : Semoga Matahari Islam Semakin Bersinar di Barat

Pelajaran Kasus Reynhard Sinaga

Semoga kasus Reynhard, menampar wajah barat. Gaya hidup dan perilaku bebas yang mereka export ke seluruh dunia ternyata bukan hanya menghancurkan negara-negara penerima gaya hidup ala mereka,  tapi juga telah menghancurkan kehidupan Barat itu sendiri, dalam hal ini Inggris.

Share:
CARI ARTIKEL

Populer Bulan Ini

Newsletter