28 Februari 2020

Kalau Bukan dengan Khilafah, dengan Apa Muslim India Dibela?


Membela Pembantaian Muslim India
Hari-hari ini kita menyaksikan melalui sosial media bagaimana kafir musyrik India telah menabuh genderang perang dengan kaum muslimin. Mereka membantai umat Islam, membakar kitab suci al-quran dan menodai masjid dengan membakarnya serta menurunkan pengeras suara dan menggantinya dengan bendera syirik hanumam. Mereka telah menghalalkan diri mereka sendiri untuk diperangi umat Islam sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam

Berikut ini adalah hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang mengabarkan bahwa Umat Islam akan memerangi al-Hind (India)

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ قَالَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ عَنْ سَيَّارٍ ح قَالَ وَأَنْبَأَنَا هُشَيْمٌ عَنْ سَيَّارٍ عَنْ جَبْرِ بْنِ عَبِيدَةَ وَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ وَعَدَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزْوَةَ الْهِنْدِ فَإِنْ أَدْرَكْتُهَا أُنْفِقْ فِيهَا نَفْسِي وَمَالِي فَإِنْ أُقْتَلْ كُنْتُ مِنْ أَفْضَلِ الشُّهَدَاءِ وَإِنْ أَرْجِعْ فَأَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ الْمُحَرَّرُ

Telah mengkhabarkan kepada kami Ahmad bin Utsman bin Hakim, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Zakariya bin 'Adi, ia berkata; telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin 'Amr dari Zaid bin Abi Unaisah dari Sayyar. -dari jalur periwayatan yang lain disebutkan; Telah memberitakan kepada kami Husyaim dari Sayyar dari Jabar bin 'Ubaidah, -menurut ucapan 'Ubaidullah dari Jubair- dari Abu Hurairah, ia berkata; RASULULLAH shallallahu 'alaihi wasallam MENJANJIKAN KEPADA KAMI UNTUK MEMERANGI INDIA, apabila peperang tersebut mendapati diriku maka akan saya infakkan jiwa dan hartaku padanya. Sehingga apabila saya terbunuh maka saya termasuk orang-orang syahid yang paling utama, dan apabila saya kembali maka saya adalah Abu Hurairah yang dimerdekakan. ( Hadits Sunan An-Nasa'i No. 3122 - Kitab Jihad )

#ShameOnYouIndia
Korban tewas di India bermula dari bentrokan yang menentang Undang-Undang Kewarganegaraan (CAA) di New Delhi. Menurut republika.co.id, jumlahnya meningkat menjadi 20 orang (26/02). Kemungkinan terus bertambah. Aksi protes tersebut kemudian berubah menjadi kekerasan antaragama, di mana sejumlah umat Muslim melarikan diri dari rumah-rumah mereka dan beberapa masjid di ibu kota hancur setelah diserang oleh kelompok Hindu. (Republika.co.id, Kerusuhan Antaragama di India Renggut Puluhan Nyawa, 26/02/20)

Dengan jumlah penduduk India yang sangat besar, yaitu 17,8% penduduk bumi atau sekitar 1,36 milyar jiwa,  menjadikan India sebagai negara berpenduduk terbesar kedua di Planet Bumi. ( https://id.m.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_jumlah_penduduk ). Rasanya mustahil memerangi India jika tidak dengan kekuatan yang sangat besar. Dan rasanya mustahil pula jika kaum muslimin di India bisa membela diri secara seimbang. Memang jumlah penduduk muslim di India sekitar 200 juta penduduk. Namun jika dibanding dengan mayoritas penduduk India, masih sangat kecil.

khilafah perisai umat
Harus ada kekuatan besar di luar India yang bisa membuktikan kabar gembira dari Nabi tersebut di atas sekaligus melindungi kaum muslimin di sana. Jika bukan dengan Khilafah, Institusi yang pernah tercatat dalam sejarah sebagai negara pelindung umat Islam, sekaligus institusi yang dijanjikan kemunculannya kembali, lantas dengan kekuatan apa lagi kaum muslimin di India bisa dibela? Tidak ada kecuali dengan Khilafah!

Banten, 29 Feb 2020 / 04 Rajab 1441 H

Mabsus Abu Fatih

#ShameOnYouIndia
#SelamatkanMuslimIndiadenganKhilafah
Share:
CARI ARTIKEL

Populer Bulan Ini

Newsletter